diposkan pada : 16-12-2021 17:39:00

Dilihat : kali

Makan, tidur, buang air kecil, dan buang air besar adalah kegiatan seorang bayi yang baru lahir. Tentu, bayi yang baru lahir tidak bisa langsung diberikan makanan padat seperti nasi, ubi, atau bahkan telur ya, Bunda. 

Selama usia 0 hingga 6 bulan, Si Kecil hanya bisa mengonsumsi ASI karena pencernaannya yang belum sempurna. Inilah alasan mengapa Bunda baru bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) saat bayi berusia 6 bulan. Saat bayi Bunda menginjak usia 6 bulan, anak memerlukan makanan tambahan selain ASI untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. 

Namun, selama pemberian MPASI bukan berarti Bunda jadi menghentikan pemberian ASI, ya. Dalam masa MPASI ini, justru sangat disarankan untuk melanjutkan pemberian ASI secara rutin. Tujuannya untuk mencegah terjadinya stunting pada anak. Sebab ASI memiliki kandungan yang masih dibutuhkan oleh bayi Bunda dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Dengan pemberian ASI dan MPASI yang baik akan memaksimalkan tumbuh kembang Si Kecil.

Selain itu, pemberian MPASI ini baik untuk melatih dan meningkatkan kemampuan otot mulut, motorik, dan mencegah terjadinya kekurangan gizi. Namun, Bunda tetap harus berhati-hati ketika memberikan ASI karena jika salah akan berdampak buruk bagi Si Kecil.

Pemberian MPASI dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi dan usia Si Buah Hati. Ada beberapa strategi yang harus Bunda ketahui sebelum memberikan MPASI kepada bayi.

Strategi Memberikan MPASI

1. Tepat Waktu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pemberian MPASI ini harus tepat waktu. Hindari pemberian MPASI di usia dini tanpa anjuran dokter (sebelum usia 6 bulan) untuk menghindari keracunan pada bayi Bunda. Untuk itu, ada baiknya Bunda mengonsultasikan hal ini kepada bidan atau dokter anak terlebih dahulu, ya.

2. Layak

Bunda, memberikan MPASI kepada bayi itu memang susah-susah gampang. Salah memberi makanan, bayi Bunda bisa saja mengalami diare. Untuk itu, ada baiknya Bunda mengenalkan makanan secara bertahap sesuai dengan petunjuk MPASI dari ahli medis. 

Selain itu, dalam memberikan MPASI sebaiknya Bunda tetap memperhatikan gizi yang dibutuhkan anak. Pastikan seluruh kebutuhan gizi bayi Bunda terpenuhi dalam MPASI.

3. Higienis

Memberikan MPASI kepada anak juga harus memperhatikan kebersihannya ya, Bun. Pastikan seluruh proses mulai dari penyimpanan makanan, mengolah, hingga menyajikan makanan higienis. 

4. Berikan Secara Responsif

Bunda, berikan MPASI secara konsisten ya sesuai dengan sinyal lapar dan kenyang dari anak.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

  • Berikan protein hewani dan nabati sejak bayi Bunda berusia 6 bulan
  • Makanan protein hewani seperti telur, daging, dan ikan harus benar-benar matang. Jadi, Bunda harus memastikan bahwa makanan tersebut benar-benar matang sebelum dikonsumsi anak. Tujuannya untuk menghindari keracunan pada bayi karena bakteri
  • Tidak dianjurkan memberikan jus buah pada anak di bawah usia 1 tahun
  • Pemberian madu sebaiknya dilakukan saat anak berusia 1 tahun ya, Bunda
  • Pastikan tangan anak dan Bunda bersih sebelum makan atau memberikan makan
  • Pemberian makanan dengan kadar lemak dan gula yang tinggi sangat tidak dianjurkan untuk buah hati Bunda. Selain itu, hindari penggunaan pemanis buatan dan penyedap rasa tambahan
  • Perhatikan kebersihan alat masak Bunda dan MPASI
  • Penggunaan minyak, mentega, dan santan diperbolehkan dengan catatan secukupnya

Itu beberapa penjelasan mengenai pentingnya MPASI untuk Sang Buah Hati. Hal yang harus Bunda ingat adalah untuk memberikan MPASI tepat waktu sesuai anjuran dokter dan jadwal pemberian MPASI. 

jual Suplemen ASI di Banjarmasin

Posting by Admin

jual Suplemen ASI di Banjarmasin Bolehkan orang hamil memakan nanas Kebanyakan perempuan maklum apabila makan buah semasa mengandung dan juga waktu menyusui bayi hal yang luar biasa. ini disebabkan buah-buahan sangatlah bergizi dan juga bayi akan memperoleh nutrisi buah yang Bunda konsumsi melalui ASI.  Nanas bisa disantap selama usia kehamilan sudah matang. Bagi Bunda yang usia kehamilannya sudah cukup sembilan bulan, dapat me



57 Kali